Jumat, 22 Juni 2012

Wah, Lapisan Es di Arktik Terus Meleleh

London -NASA baru saja merilis gambar Bumi terbaru yang diambil langsung dari luar angkasa. Di gambar itu terlihat lapisan es di Kutub Utara tampak mulai menyusut. Gambar tersebut mengungkap betapa cepatnya es di wilayah laut Arktik yang tertua dan tertebal mulai menghilang di kecepatan yang sangat cepat. Tampak, ukuran es yang mengambang menyusut drastis selama 30 tahun terakhir. Demikian diwartakan olehDailyMail. "Ini memberi bukti pada teori Bumi memasuki periode pemanasan global. Cepatnya lelehan es tertua yang ada membuat laut Arktik makin rentan pada penurunan lebih lanjut di musim panas mendatang," kata Joey Comiso, seorang ilmuan senior NASA. Hasil studi yang ada menunjukkan, lelehan es ini berada di tingkat 15,1% per dekade. “Ketebalan rata-rata es di laur Arktik mulai menurun karena komponen tebal mulai menghilang. Di saat sama, suhu terus meningkat,” lanjut Comiso. Di sisi lain, Comiso juga menemukan siklus sembilan tahun di mana es laut akan tumbuh selama beberapa tahun. “Siklus ini harus dipastikan untuk mengetahui adanya pemulihan pada es laut dalam tiga tahun setelah rekor minimumnya pada 2008,” tutupnya. [ikh] inilah.com

Bima Sakti Punya Banyak 'Bumi'

Copenhagen –Planet kecil berbatu serupa Bumi ternyata lebih banyak ditemui di Bima Sakti dibanding galaksi lain. Hal ini membantah anggapan planet ini sulit ditemukan di Bima Sakti. Banyaknya exoplanet serupa Yupiter yang ditemukan di bintang dengan konsentrasi besi tinggi membuat planet yang lebih kecil yang tak butuh bintang kaya besi bisa terbentuk. “Planet kecil ini tersebar di galaksi kita karena planet ini tak butuh konten elemen tinggi untuk terbentuk,” kata pemimpin studi Lars Buchhave dari University of Copenhagen. Para peneliti menganalisa hal ini mengguankan Kepler NASA dan berhasil menemukan 226 planet yang mengitari 152 bintang. Lebih dari tigaperempatnya lebih kecil dari Neptunus dan beberapa di antaranya sekecil Bumi. Temuan ini menunjukkan planet seukuran Bumi bukanlah planet langka di Bima Sakti. “Menyebarnya planet kecil di Bima Sakti meningkatkan kesempatan berkembangnya kehidupan lebih tinggi dan berevolusi,” tutupnya, seperti dikutip UPI. [mor] inilah.com

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...